Kau bukanlah pelita, apalagi semesta..
Kau hanya makna indah dalam sebuah kata..
Tema spesial dalam doa..
dan alasan hebat penimbul air mata..
Kau tak seindah bunga merekah
Apalagi seelok senja merah
Kau hanya setitik embun basah
Penyejuk jiwa, penghilang resah..
Kau tak lebih cantik dari pelangi
Pelukmupun tak sedamai langit pagi..
Kau hanya ibarat pasir senggigi,
Tersapu ombak, hilang tak membekas abadi
Namun, kau adalah nafas Ilahi..
Kau teman sejati, kau tempat berbagi..
Ibu, bintang hati mahkota yang berarti..
Ajarkan aku makna dunia, sekaligus arti surga..
Agar menyelamatkanku, menghindarkanku dari fana..
membebaskanku dari ambisi tak bermakna
yaitu rakus haus hina tak beretika..
Ibu..
Pintu surga ada dikakimu
Untuk itu ajak aku mencari kuncinya
agar terbebas aku dari murka neraka..
Ibu..
Dekap aku dalam hangatnya penjagaanmu..
benteng kokoh penghindar petaka
Labirin utuh pelindung dusta..
Ibu..
Kau mungkin tak sempurna,
Namun engkau segalanya..
Kau mungkin penuh alpa..
Tapi bagiku kau tetap teristimewa..
Ibu..
Aku anakmu, pembela hidup matimu..
0 Komentar